Saat usiaku menginjak Sembilan belas tahun tak kala
Cinta datang kepadaku, dengan kemilau keindahnya.
Menyilaukan mataku dan kehangatan jemarinya mengasuh jiwaku,
Kamu adalah cowok yang pertama yang telah membangkitkan jiwaku,
Membawaku ketaman asmara, siangpun tak ubahnya seperti mimpi
Dan malam bagaikan malam yang tak aka nada habis – habisnya
Cinta pertamaku adalah pengalaman yang paling indah bagiku
Cinta pertama penuh keindahan, dunia yang baru yang serba aneh,
Tetapi penuh dengan taburan perasaan bahagia yang memenuhi
Seluruh sisi duniaku, sehingga ia akan melupakan segala penderitaan kehidupan ini
Kini, berbulan – bulan telah lewat dan semua keindahan menjadi kenangan yang menyakitkan dan menghantui hari – hariku, laksana sayap –sayap gaib berterbangan mengitariku terus menerus, ia mengibaskan angin kesedihan didalam hatiku dan membuat pelupuk mataku bergenang airmata
Kamu kekasihku, kini berubah dan tak ada lagi kenangan yang tersisa selain patah
Setelah kita berpisah, kau datang kembali mengahapkan qta bersatu lagi
Tapi kenapa, kusambut kedatanganmu dengan hati yang senang tanpa beban
Walau ku tahu smua ini adalah salahmu,
Tapi aku sadar kau bukan yang terbaik buatku dan akhirnya qta berpisah dengan baik, selamat tinggal cinta pertamaku, akan kubur cinta yang indah ini bersama kenangan yang kau beri, smoga kudapat seorang yang buatku bahagia sampai akhir hidupku amin.
|
This entry was posted on Monday, September 08, 2008 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.


0 comments: