Hujan turun menemani langkahku
Saat hatiku membeku
Kanku coba memahami
keputusan yg kubuat
Mimpi indah kini telah berakhir,
Menghempaskan diriku
Mencoba menjalani hidup tanpamu
Ternyata kubisa melupakanmu
Lupakan cinta yang pernah kau beri
Dan kubisa melepaskanmu
Lepaskan bayangmu dari hatiku
Dunia takkan berakhir
Seperti kukira
Seperti kusangka
Saat kutinggalkan dirimu
Masih banyak kisah yang akan kutemukan
Keindahan baru yang akan kurasa
Ternyata hidup ini indah
Meski tanpamu
Kurasa salah
Bila kau kira aku akan bersedih
Meratapi nasibku
Menyesali keputusanku dan kau tiada disisiku
Ternyata kau salah
Ini puisi kubuat disaat aku mengambil keputusan untuk bubar
Dengan orang yang pertama kali memberikanku cinta, sayang
Dan merasakan indahnya dicintai, tapi dia juga orang yang pertama kali
Yang memberikanku kekecewaan, patah hati dan merasakan diriku tak
Dihormati olehnya.
Kenangan-kenangan yang uda aku punya sama dia itu aja yang bisa merubah
Presepsi aku bahwa bukan negative tapi rasa blessing, rasa bersyukur coz aku
Boleh punya sebuah pengalaman yang indah sama dia,
Biar bagaimanapun dia pernah ada disaat aku butuh seorang disisiku,
Aku ingin say thanks buat dia karena selama aku alami saat sulit dia slalu ada
God bless you all loved all
PS : Jinak – jinak merpati
Kelihatan jinak tapi punya punya harga diri
|
This entry was posted on Monday, September 08, 2008 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.


0 comments: